ffghhhh.... terlalu banyak luka yang kamu toreh di hati ini...... mungkin sudah terlalu penuh hati ini dengan segala luka yang kamu ukir....... bukannya aku tidak mau memaafkanmu, tapi sungguh aku butuh waktu utuk beristirahat dari segala kepenatan ini...... mungkin nanti ketika hati ini sudah mulai berangsur sembuh, aku akan bisa bersikap seperti dulu.....
sungguh bukannya aku mendendam, tapi ketika teringat semua luka dan katamu itu, hatiku periih........
semoga waktu bisa mengobatinya.................................
untuk seserang yang ingin dan harus aku lupakan... maaf dengan segala sikap dan salahku, mungkin kita harus lebih intropeksi diri dan lebih bersikap legowo.....
tapi untuk sementara ini aku benar2 ingin melupakanmu sejenak, untuk memberi ruang hatiku sedikit bernafas............
maafkan aku........
maafkan aku.....
Sabtu, 15 Maret 2008
di sudut hati.......
solo maret 2008
untuk orang nan jauh di sana......
ya cuma ingin mengucapkan maaf ku saja, mungkin memang aku yang salah, tapi rasa kecewa ini dah benar2 memuncak jadi untuk sementara aku ingin membatasi sabarku dulu, untuk memberi ruang sedikit pada nafas ini dan untuk sedikit memanjakan diri ini.......
saat itu memang aku benar2 tidak tau apa yang aku lakukan, dan aku melepas pertahanan emosiku itu, rabb bukan maksudku untuk menyakiti dia tapi aku benar2 sudah lelah dengan semua ini
"lho pa kamu gak tau kalo rabu ini dia berangkat" kata salah satu temen asramaku
"pergi kemana mbak?" aku benar2 tidak mengerti maksud dia
"bukannya besok dia sudah berangkat ke timur tengah, dia kan lolos tes beasiswa kuliah di sudan?"
"maksud mbak siapa?"
"ya lurah kita?"
ALLAH betapa ku kaget dengan semua itu, apa maksud dia, tidak memberi kabar sedikitpun, padahal tinggal 2 hari dia di sini, bahkan dia sudah pamit dari pondok, bahkan dia sudah mengemasi semua barang nya, aku hanya heran dan bingung dengan sikap nya...
waktu aku tanya dia hanya tersenyum dengan senyum teduh nya seperti biasa
dengan berucap lirih "hatiku yang ingin seperti ini"
sungguh saat itu aku hanya mendiamkannya, aku langsung pulang ke rumah dan aku ijin untuk tidak di asrama dulu
suatu rabu dia berangkat dia hanya menghubungiku lewat sms....... sms singkat bahwa dia mau berangkat........
sejak saat itu aku benar2 hanya ingin terdiam dan terdiam... kaum enunggu penjelasannya......
entahlah engkau hanya mengirimu ku sedikit email singkat...... "begitulah cara aku menyayangimu......."
untuk orang nan jauh di sana......
ya cuma ingin mengucapkan maaf ku saja, mungkin memang aku yang salah, tapi rasa kecewa ini dah benar2 memuncak jadi untuk sementara aku ingin membatasi sabarku dulu, untuk memberi ruang sedikit pada nafas ini dan untuk sedikit memanjakan diri ini.......
saat itu memang aku benar2 tidak tau apa yang aku lakukan, dan aku melepas pertahanan emosiku itu, rabb bukan maksudku untuk menyakiti dia tapi aku benar2 sudah lelah dengan semua ini
"lho pa kamu gak tau kalo rabu ini dia berangkat" kata salah satu temen asramaku
"pergi kemana mbak?" aku benar2 tidak mengerti maksud dia
"bukannya besok dia sudah berangkat ke timur tengah, dia kan lolos tes beasiswa kuliah di sudan?"
"maksud mbak siapa?"
"ya lurah kita?"
ALLAH betapa ku kaget dengan semua itu, apa maksud dia, tidak memberi kabar sedikitpun, padahal tinggal 2 hari dia di sini, bahkan dia sudah pamit dari pondok, bahkan dia sudah mengemasi semua barang nya, aku hanya heran dan bingung dengan sikap nya...
waktu aku tanya dia hanya tersenyum dengan senyum teduh nya seperti biasa
dengan berucap lirih "hatiku yang ingin seperti ini"
sungguh saat itu aku hanya mendiamkannya, aku langsung pulang ke rumah dan aku ijin untuk tidak di asrama dulu
suatu rabu dia berangkat dia hanya menghubungiku lewat sms....... sms singkat bahwa dia mau berangkat........
sejak saat itu aku benar2 hanya ingin terdiam dan terdiam... kaum enunggu penjelasannya......
entahlah engkau hanya mengirimu ku sedikit email singkat...... "begitulah cara aku menyayangimu......."
Langganan:
Postingan (Atom)